Setelah Lama Absen Layar Lebar, Dimas Aditya Rindu Syuting Film

Aktor Dimas Aditya bermain pulang di film Kuambil Lagi Hatiku, ini adalah

suatu kesatu kali yang lumayan lama guna absen dari layar lebar. Ia paling

melampiaskan kerinduannya sibuk di tempat syuting, ditemani aktor cantik Lala

Karmela sebagai pemeran di film tersbut.

 

Suatu yang tidak dapat diungkapkan ketika dapat kembali bermain di layar lebar, Ia

merasakan kangennya saat suting, “Kangen aja gitu syuting dengan kesebelasan yg sama,

dengan susunan yg sama.” Ucap Dimas saat dijumpai di Epicentrum, Kuningan,

Jakarta Selata, Rabu (13/3).

 

Masih merasa enteng, Dimas mengerjakan syuting dengan rasa senang. Tidak terlampau

merasakan beban yang berat saat dia mengerjakan karakternya sebagai peran di

dalam film Kuambil Lagi Hatiku, “Enggak sih sebenarnya sebab selama syuting tersebut

menyenangkan jadi pressure yang saya dapatkan sebagai karakter yang sama

perankan gak terlampau besar. Karena memang pemain-pemainnya seru semua,

sutradaranya jelas ngasih direction, jadi gak terdapat pressure sama sekali.” Tutur Dimas.

 

Dalam film tersebut, Dimas berperan sebagai seorang mahasiswa yang sedang

menyelesaikan tugas akhir di Borobudur Jogjakarta. Dimas juga mengakui sempeat

mempelajari tentang sejarah dan prasasti yang terdapat di wilayah tersebut, “Sempat

bertanya-tanya (mendalami itu) namun kami jadi mahasiswa yg sedang ngerjain tugas

akhir. Dia memang kebetulan nyambi sebagai tour guide yg paham Borobudur jadi

lebih banyaknya baca mengenai prasasti-prasasti Borobudur dan sejarahnya.” Ucap

Dimas.

 

Dimas seorang aktor lama, dia punya empiris yang cukup. Ketika dia dalam film

ini dia tidak terlampau bingung guna memerankannya. Disamping itu, istri Dimas tidak jarang kali

saja memberi definisi atau memberi pendapat bahkan tidak jarang kali mengkritik untuk

Dimas supaya dia selalu konsentrasi dan tidak tegang saat dia sedang syuting.

 

Meski Dimas telah maksimal untuk membintangi aksinya, Istri Dimas tidak jarang kali

mengkritis kelemahan dia. Tidak marah Dimas saat dikritik sebab baginya tersebut

adalah suatu pembenahan kedepannya, “Dia kritikus terbaik saya tahu. Karena dia

yang sangat berani jujur sebab kita suami istri bila saya jelek dia bakal bilang

jelek, bila saya bagus dia bakal bilang bagus. Jadi saya tidak jarang kali mendapat masukan

kesatu kali dari dia. Saya gak pernah nunjukin skripnya tapi saat filmnya jadi dan

dia nonton, saya tentu akan nunggu kritikan dia.” Kata Dimas sejumlah waktu lalu.